Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2021 Polres Tabalong, Pasukan Disiagakan

  • Whatsapp
Kapolres Tabalong AKBP Muchdori S.I.K., CFrA melaksanakan pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi ketupat 2021

TABALONG, BeritaBhayangkara.com – Bertempat di Lapangan Apel Polres Tabalong dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2021 Polres Tabalong. Apel gelar pasukan tersebut dipimpin oleh Bupati Tabalong yang diwakili oleh Wakil Bupati Tabalong Drs. H. Mawardi M.Si.

Kegiatan turut dihadiri Kapolres Tabalong AKBP Muchdori S.I.K., CFrA, Ketua DPRD Tabalong H. Mustafa, Dandim 1008/Tanjung Letkol. Inf. Ras Lambang Yudha S.Sos, Kepala Basarnas Tabalong, Kadinkes Tabalong, Kadishub Tabalong, para Pejabat Utama Polres Tabalong, Danki 2 Den B Pelopor, Danki 621 Hikun, Kepala BPBD Tabalong, dan para Kapolsek Jajaran.

Bacaan Lainnya

Peserta apel gelar pasukan operasi ketupat 2021 Polres Tabalong terdiri dari Sub Den Pom, Kompi 621 Hikun, Kompi 2 Den B Pelopor, Seluru Personel Polres Tabalong, Sat Pol PP Tabalong, Dishub Tabalong, BPBD, dan Basarnas.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Drs. H. Mawardi, M.Si. membacakan amanat Kapolri tentang Operasi Ketupat 2021 yaitu Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personal maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda dan Mitra Kamtibmas Lainnya.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Tren Kasus COVID-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat khususnya menjelang akhir Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Berkaitan hal tersebut, Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19. Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui berbagai macam pertimbangan yaitu pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang, termasuk peningkatan kasus sebesar 93 % setelah pelaksanaan libur Idul Fitri pada Tahun 2020/1441 H.

Meskipun begitu, keinginan masyarakat untuk melaksanakan mudik sulit untuk ditahan. Berdasarkan survei Kemenhub, apabila pemerintah tidak melaksanakan larangan mudik maka akan terjadi pergerakan orang yang melakukan perjalanan mudik sebesar 81 juta orang. Namun setelah diumumkannya larangan mudik, masih terdapat 7% atau 17,5 juta orang yang akan melaksanakan mudik. Oleh karena itu, Operasi Ketupat 2021 harus dilaksanakan dengan sungguh – sungguh oleh seluruh jajaran dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi “Salus Populi Suprema Lex Esto”.

Operasi Ketupat berlangsung lamanya 12 hari terhitung dari tanggal 6 Mei 2021 s/d 17 Mei 2021. Tentang bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi ketupat 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul fitri 1442 H.

Operasi dinyatakan dimulai Ketupat Intan 2021 Polres Tabalong ditandai dengan penyematan Pita warna Merah kepada masing-masing perwakilan TNI- Polri dan Dishub oleh inspektur upacara. (Anang R)