banner 160x600
banner 160x600
ADV Space 970x250

KONI Tancap Gas: Rapat Perdana Konsolidasi Menuju Prestasi Gemilang

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan(Pessel) menggelar rapat perdana bersama pimpinan cabang olahraga

Pessel, BeritaBhayangkara – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan(Pessel) menggelar rapat perdana bersama pimpinan cabang olahraga (cabor) dan lembaga fungsional di Sekretariat KONI GOR Zeini Zein Pincuran Boga,Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kamis 20 November 2025.

Rapat yang berlangsung pukul 14.00 WIB hingga selesa ini menjadi langkah awal konsolidasi antara pengurus baru KONI Pessel masa bakti 2025–2029 dengan seluruh cabang olahraga yang bernaung di bawahnya.

Rapat ini mengusung tema “KONI Tancap Gas: menuju Prestasi Gemilang dan mendengar suara Cabang Olahraga” sebagai wujud keterbukaan dan komitmen KONI untuk membangun sinergi dalam pembinaan olahraga prestasi di daerah.

Ketua KONI Pessel, M. Adli mengatakan pertemuan ini menjadi momentum memperkuat komunikasi antara pengurus KONI, Cabor, dan lembaga fungsional Olahraga.

Kita mulai dengan mendengar langsung aspirasi dari setiap Cabang Olahraga. “KONI tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dan masukan dari semua pihak,” ujar M. Adli.

Sebanyak 53 Pengkab cabor dan 4 lembaga fungsional diundang dalam rapat ini. Sejumlah Cabor yang hadir di antaranya PERSAMBI, PABERSI, IPSI, PABSI, MUAYTHAI, ESI, PBVSI, PODSI, PICKLEBALL, KABADDI, PGSI, TARUNG DERAJAT, PERSANI, FOPI, PELTI, PESTI SOFT TENIS, IMI Sementara lembaga fungsional yang ikut hadir SIWO PWI Pessel.

Rapat ini juga menindaklanjuti SK Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Barat Nomor 155 Tahun 2025 tertanggal 12 November 2025 tentang Pengukuhan Personalia Pengurus KONI Pessel masa bakti 2025–2029.

M. Adli berharap forum ini menjadi ruang bagi setiap cabang olahraga untuk menyampaikan kendala, program, dan gagasan pembinaan atlet menuju peningkatan prestasi daerah.

“Kita ingin Pessel kembali tampil kuat di pentas Nasional. Semua berawal dari kebersamaan dan keseriusan membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan,” tutup M. Adli. (*)