banner 160x600
banner 160x600
ADV Space 970x250

Bendahara KONI Pesisir Selatan Dampingi Tim Tanggap Darurat Bencana Sumbar ITB Tinjau Lokasi

Tim tanggap bencana Sumatera Barat ITB turun langsung ke Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), khususnya di Kecamatan Bayang Utara

Pessel, BeritaBhayangkara – Tim tanggap bencana Sumatera Barat ITB turun langsung ke Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), khususnya di Kecamatan Bayang Utara untuk observasi lapangan penanganan pascabencana alam banjir disertai longsor yang terjadi di daerah tersebut.

Keberangkatan tim Tanggap Bencana Sumbar ITB dilepas langsung oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Pessel Evafauza Yuliasman dan dinas terkait di Kantor Bupati Pessel, yang mana tim tersebut diketuai oleh, Prof. Ilma (Farmasi ITB) dan beranggotakan Prof. Dr. Marlina (Farmasi Unand), Prof. Denny Helard (T. Lingkungan Unand), Ir. Durain, M.T. (T. Mesin, UNP), Prof. Yenny Narny, Ph.D. (Manajemen Bencana Unand), Dr. Hamdi, M.Si. (Fisika, UNP), Syukri, S.Si. (IA ITB), Ns. Inka Selvia, S.Kep. (Keperawatan Unand), Tojo Irnanto, S.Kom, M.H (⁠Balai Monitor Padang) dan didampingi langsung oleh Bendahara KONI Pessel Dison Kurnia Ilahi S.H., ke lokasi yang terdampak bencana, Senin (8/12/2025).

Prof. Ilma mengatakan, bencana Geo Hidro Meteorologis di Sumbar ini sangat luar biasa yang memicu terjadinya Banjir dan Longsor (Balong), dan menimbulkan banyak korban jiwa, kerusakan infrastruktur (jalan dan jembatan), banyak masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. Kemenristek Dikti mengadakan program pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Untuk itu, ITB dengan Mitra Perguruan Tinggi (PT) dari daerah terdampak yaitu UNP, UNAND, UIN, serta IA-ITB, KOMDIGI, BALMON terketuk hatinya untuk membantu para korban Balong, salah satunya di Pesisir Selatan.

Prof. Ilma juga mengatakan bencana merupakan kejadian yang tidak diharapkan, namun menjadi panggilan moral bagi tim kami untuk hadir, terlibat, dan bergerak cepat. “Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah bentuk kepedulian dan pengabdian untuk negeri dengan bertindak cepat, tepat, dan berkolaborasi dengan semua pihak,” ucapnya.

Sementara itu, Dison Kurnia Ilaihi Bendahara KONI Kabupaten Pesisir Selatan, mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada tim tanggap bencana Sumbar ITB atas bantuan dan kepeduliannya terhadap Pessel dan masyarakat Pessel yang terdampak bencana alam.

Putra terbaik asli Bayang ini juga mengimbau di tengah ujian ini, dan mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian. Semoga kekuatan, kesabaran, dan semangat gotong royong selalu menyertai saudara-saudara kita di Pessel. Secara bersama ataupun pribadi semampu dan sebisa saya akan terus hadir, mendampingi, dan berkontribusi bagi masyarakat hingga bangkit kembali,” tutup Dison. (*)