Hanyut di Perairan Tello, Mayat Seorang Nelayan Berhasil Ditemukan Tim Gabungan

Tim Gabungan saat mengevakuasi Korban yang hanyut di Perairan Tello
banner 120x600

NIAS, Media-Bhayangkara.co.id – Mayat Nelayan Sinduhu Dachi Alias Ama Yosi Pria yang berusia 60 thn warga Desa Baweoomasio Kecamatan Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara yang dilaporkan oleh warga telah hilang saat melaut sejak hari Rabu tanggal 02 Januari 2019 pukul 14.00 WIB, akhirnya berhasil ditemukan di pinggiran laut di Desa Hiligeho Sogawo Kecamatan Tanah Masa dalam posisi mengambang di air.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Pulau-Pulau Batu Ipda DP.Simangunsong, SH kepada awak Media ini Juma’at (04/01/2019). Dalam penjelasannya, Kapolsek mengatakan bahwa sekira┬ápukul 08.00 WIB tim gabungan yang terdiri dari Koramil 13 P. Tello, Polsek Pulau-Pulau Batu, Pos AL dan Satpolair Polres Nias selatan melakukan pencarian Korban di wilayah perairan Pulau Tello dan sekira pukul 11.30 WIB upaya pencarian dihentikan untuk melaksanakan ibadah sholat Jumat.

Setelah Ibadah Sholat Jum’at selesai pukul 13.20 WIB, Tim menerima informasi bahwa keluarga Korban dihubungi via HP oleh Sekdes Hiligeho Sogawo Kecamatan Tanah Masa, yang menyampaikan bahwa terlihat sesosok mayat mengapung di air dengan ciri-ciri memakai kaos mungkin celana hitam, jelas Kapolsek

Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan melakukan konsolidasi di tangkahan Dinas Perikanan untuk bergerak menuju lokasi ditemukannya korban. Tim Gabungan bergerak menuju lokasi menggunakan 1 unit Speed Boat TNI-AL dan 1 unit Speed Boat milik Satpolair Polres Nisel, setibanya di lokasi akhirnya tim berhasil menemukan mayat korban, ucap Kapolsek.

Selanjutnya, korban dievakuasi dengan dinaikkan ke perahu nelayan dengan bantuan Speed Boat TNI-AL dibawa menuju Desa Bawo Omasio Kec. Pulau-Pula Batu. Sesudah korban bersama Tim Gabungan tiba di Desa Bawoomasio Kecamatan Pulau-Pulau Batu, atas permintaan keluarga Korban yang disaksikan oleh Sekdes Bawo Omasio dan Camat Pulau-Pulau Batu, menyatakan bahwa Kematian korban Sinduhu Dachi adalah wajar karena musibah serta mengikhlaskannya dan bersedia membuat Surat penyataan bahwa keluarga korban tidak keberatan dan Jenazah Korban dibawa oleh pihak keluarga bersama warga Desa Bawo Omasio menuju rumah duka untuk disemayamkan.

Tampak hadir saat proses evakuasi korban diantaranya Camat Pulau-Pulau Batu Tuukairi Bawauulu, Danramil 13 P.Tello Lettu Inf P. Sitorus, Kapolsek Pulau-Pulau Batu Ipda DP. Simangunsong, SH, Danpos AL Pulau Tello Serka Dawam, mewakili Kasat Polairud Brigadir Anton dan Brigadir Triya.

(Aro/MB-BP)

[better-ads type='banner' banner='53227' ]