Pencairan BLT Dana Desa Selesai, Ranah Pesisir Mendapat Apresiasi Masyarakat

  • Whatsapp
Pencairan BLT Dana Desa di Ranah Pesisir kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatera Barat mendapatkan apresiasi dari semua pihak

PESSEL, BeritaBhayangkara.com – Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Ranah Pesisir, kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatera Barat mendapatkan apresiasi masyarakat dan semua pihak serta patut dicontoh. Adanya wabah virus covid-19 yang telah mengguncang dunia, banyak orang kehilangan mata pencarian, apalagi para petani dan golongan masyarakat menengah kebawah, semuanya merasakan dampak yang sangat luar biasa dari wabah virus covid ini.

Erio Gautama Putra, S.Pd atau yang disingkat EGP mengatakan nagari bekerja atas perubahan yang dilakukan pemerintah pusat di kementerian desa PDTT, dengan dikeluarkan Peraturan Menteri Desa No. 6 Tahun 2020 tentang skala prioritas penggunaan dana desa yang salah satunya memberikan bantuan langsung tunai kepada keluarga miskin yang ada di desa. Dikatakannya juga bahwa seluruh pendamping desa menjadi garda terdepan melawan virus covid 19 ini, untuk itu mereka mulai bekerja dimulai dari pendataan calon penerima bantuan langsung tunai oleh tim relawan yang difasilitasi oleh pendamping desa dengan berpedoman kepada Peraturan Menteri Desa No. 6 tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Setelah proses pendataan selesai dengan tahap validasi dan finalisasi sampai pada tahap penetapan semua sudah dilaksanakan, pada Kamis, 14 mei 2020 untuk pertama kalinya kecamatan Ranah Pesisir mengucurkan Dana BLT yang bersumber dari dana desa, bertempat di Nagari sungai tunu utara bersama forkompinca, pendamping desa dan pemberdayaan Erio Busra Gautama Putra S.Pd, pendamping lokal desa Sedrianton, S.PdI dan Wali Nagari Zul Afwan dengan merealisasikan sebanyak 75 KK keluarga miskin.

Dilanjutkan pada Minggu, 17 mei 2020 di nagari pelangai gadang bersama wali nagari Toni Afrizal dan pendamping desa pemberdayaan kecamatan ranah pesisir beserta pendamping lokal desa Yumi afriyenti juga merealisasikan dana BLT sebanyak 150 KK keluarga miskin. Selanjutnya, Selasa, 19 Mei 2020 Nagari Sungai Tunu Barat juga merealisasikan BLT Dana Desa kepada 150 KK keluarga miskin yang dibagikan langsung oleh wali nagari Zulkifli yang juga didampingi EGP beserta Pendamping lokal desa Novel, S.PdI.

Saat dikonfirmasi, Erio menambahkan kepada awak BeritaBhayangkara.com, pada Kamis (22/05/2020) sepuluh nagari yang ada di kecamatan ranah pesisir sudah selesai membagikan dana BLT tahap 1 yang bersumber dari dana desa. Proses pencairan dana BLT ini tetap berpedoman kepada protokoler kesehatan dan PSBB yang menjadi acuan bagi tim relawan, maka diambil metode door to door supaya tidak ada perkumpulan orang dengan skala besar di saat PSBB berlangsung, dengan semboyan “biarlah kami bekerja untuk anda, dan anda tetap dirumah untuk kami” menjadi penyemangat tim relawan covid, pendamping desa pemberdayaan kecamatan ranah pesisir, pendamping lokal desa dan forkompinca untuk menyalurkan dana BLT ini supaya sampai kepada masyarakat yang terdaftar pada penerima manfaat dana desa.

Erio mengakhiri, walaupun lelah yang luar biasa tapi tim relawan covid dan tim P3MD kecamatan ranah pesisir tetap semangat dalam penyaluran BLT yang bersumber dari dana desa ini, dan berharap agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus covid 19 serta membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan pemerintah, pungkasnya. (Muslim)

Pos terkait