Gaet Dinas Peternakan Kab. Keerom, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Cek Kesehatan Hewan Ternak

  • Whatsapp
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kout KM 31 bersama Dinas Kesehatan Kab. Keerom periksa kesehatan hewan ternak Sapi

PAPUA, BeritaBhayangkara.com – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kout KM 31 bersama Dinas Kesehatan Kab. Keerom melaksanakan pemeriksaan kesehatan hewan ternak Sapi, bertempat di Kampung Yamana Distrik Arso Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Selasa (23/02/2021).

Bacaan Lainnya

Dansatgas menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan kesehatan yang dilakukan bersama antara Satgas Yonif MR 413 Kostrad dengan Dinas Peternakan Kab. Keerom merupakan dampak dari banjir yang terjadi di wilayah Keerom beberapa pekan lalu.

“Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan hewan ini dilakukan karena berdasarkan laporan masyarakat, banyak ternak mereka yang mati akibat dampak dari banjir yang menimpa wilayah Keerom. Sehingga untuk mencegah terjadinya hal serupa, Kita lakukan pemeriksaan ini,” ungkap Dansatgas.

Sementara itu, Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat selaku Komandan Pos Kout KM 31 mengatakan bahwa pelaksanaan pemeriksaan tersebut juga turut dihadiri Ketua DPR Provinsi Bapak Jhony Banua Rouw. “Turut hadir juga dalam acara tersebut Ketua DPRP Papua. Beliau mengungkapkan bahwa hatinya terketuk untuk turun tangan dalam meninjau secara langsung pengobatan dan pengecekan kesehatan terhadap hewan ternak yang dilakukan di Kampung Yamana,” terangnya.

“Selain kegiatan pemeriksaan kesehatan, Dinas Peternakan Kab. Keerom juga memberikan bantuan berupa vaksin dan vitamin yang diberikan kepada pemilik ternak di wilayah Kampung Yamana,” imbuhnya.

Dengan adanya pengecekan kesehatan dan pemberian vitamin, Tamiun (34) salah satu anggota Dinas Peternakan Kab. Keerom berharap tidak ada kejadian serupa lagi hewan ternak terserang penyakit sehingga dapat meningkatkan kualitas ternak. Kemudian masyarakat tetap memilih daging yang berasal dari peternak wilayah daripada mengimpor dari wilayah luar Papua.

“Ya semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini, kemudian kami berharap dengan adanya bantuan pemberian vitamin ini dapat meningkatkan kualitas sapi ternak di wilayah Kampung Yamana,” uja Tamiun. (Red.)