Koopssus TNI Bebaskan Dua Orang Sandera Warga Negara Asing di Bawah Kabut Pagi

Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI menggelar Operasi Pembebasan sandera dua orang warga negara asing bertempat di kawasan hutan gunung
banner 120x600

BANDUNG, BeritaBhayangkara – Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI menggelar Operasi Pembebasan sandera dua orang warga negara asing bertempat di kawasan hutan gunung daerah Situ Lembang Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat pada Selasa (7/11/2023) dini hari.

Didapatkan informasi bahwa 2 orang warga negara asing yang sedang melaksanakan penelitian di kawasan gunung Tangkuban Perahu disendera oleh kelompok teroris yang menamakan dirinya “Laskar Burangrangrang Merdeka” (LBM) yang diduga berafiliasi dengan ISIS. Mendapat Informasi ini Komando atas mengeluarkan direktif untuk menindak lanjuti informasi tersebut.

Operasi pembebasan sandera ini merupakan skenario dari Latihan Aksi Khusus Komando Operasi Khusus TNI Semester II Tahun 2023 yang dilaksanakan di daerah latihan Kopassus Situ Lembang dengan melibatkan Pasukan Elit Tri Matra yaitu dari Sat 81 Gultor Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, serta Sat Bravo 90 Kopasgat TNI AU.

Adapun latihan yang ditampilkan adalah teknik dan taktik Infiltrasi darat dan udara, teknik menembak reaksi, teknik dan taktik pertempuran jarak dekat, teknik dan taktik perebutan cepat, operasi pembebasan sandera, teknik prosedur evakuasi, teknik eksfiltrasi, dan tehnik menembak runduk, semua dapat dilakukan dengan sempurna.

Wadan Koopssus TNI Brigjen TNI (Mar) Supriyono selaku wakil Direktur Latihan (Wadirlat) mengatakan latihan ini merupakan wujud Sinergitas Tri Matra dalam rangka kesiapan dalam melakaanakan operasi-operasi khusus secara terpadu, terintegrasi dan profesionalisme dan siap digerakkan setiap saat. “Tidak ada prajurit yang profesional terbentuk tanpa latihan,” tegasnya saat membacakan amanat Komandan Koopsus TNI Mayjen TNI Joko P. Putranto saat menutup latihan.

Lebih lanjut dia mengatakan, “Dedikasi semangat dan loyalitas yang telah ditunjukkan oleh prajurit dalam latihan ini merupakan bentuk pengabdian bagi kepentingan TNI sekaligus pertanggungjawaban TNI kepada negara, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengasah kemampuan dan keterampilan yang dimiliki melalui metode latihan,” pungkasnya.

#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

[better-ads type='banner' banner='53227' ]