Banjir di P. Seram, 2 Babinsa Bantu Evakuasi Warga Transmigran

Babinsa Koramil 1502-05/ Wahai, Serda Ampi Latuola dan Serda Babudin saat ini tengah membantu mengevakuasi warga
banner 120x600

MALUKU, BeritaBhayangkara.com – Dua orang Babinsa Koramil 1502-05/ Wahai, Serda Ampi Latuola dan Serda Babudin saat ini tengah membantu mengevakuasi warga Desa Waimusi dan Desa Samal yang sedang mengalami banjir.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Hari Sandhi C melalui saluran telepon, Sabtu, (23/2/2019). Diungkapkan Dandim bahwa kedua desa yang mengalami banjir tersebut merupakan bagian dari Kecamatan Seram Utara Timur Kobi.

“Kecamatan ini juga merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Seram Utara,” terang Hari Sandi.

Menurutnya, banjir di kedua desa tersebut diakibatkan karena meluapnya sungai Waimusi dan Samal, hari Sabtu (23/2/2019) sekitar pukul 21:30 WIT.

“Saat ini permukaan air sudah masuk ke pemukiman warga dengan ketinggian air mencapai satu meter,” warga.

Sedangkan untuk perkembangan situasi di lapangan, dirinya baru dapat mengkonfirmasikan bahwa banjir bandang di Desa Waimusi berdampak terhadap sembilan Kepala Keluarga dan 27 Jiwa di sekitar sungai.

“Desa Samal belum bisa dikonfirmasikan, termasuk tentang korban jiwa maupun kerugian apa saja, masih kita konfirmasikan agar ada kejelasan. Selaku Dandim, saya perintahkan Jajaran Koramil termasuk Babinsa untuk membantu Evakuasi ke desa Waimusi yang berada pada ketinggian,” tandasnya.

“Jika dilihat dari foto dan video tersebut, saya rasa kedua Babinsa ini masih fokus membantu warga,” tutur Lulusan Akmil tahun 1999 ini.

Dijelaskannya, daerah ini merupakan tempat transmigran, sehingga banyak diantara mereka yang menggunakan bahasa asal (Jawa),” pungkasnya.

Dandim mengungkapkan bahwa anggotanya Serda Ampi, juga merupakan Babinsa yang saat ini mendampingi suku tertinggal Mausu Ane yang tahun lalu mengalami bencana kelaparan.

Pewarta : Putri