Silaturahmi Kamtibmas, Kapolri Bersama Gubernur dan Kapolda Jawa Barat Resmikan Masjid Polda Jawa Barat

Kapolri bersama Gubernur Jawa Barat dan Kapolda Jawa Barat Resmikan Masjid Polda Jawa Barat sekaligus Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama
banner 120x600

JABAR, BeritaBhayangkara.com – Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D Silahturahmi Kamtibmas dengan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama serta Peresmian Masjid Al-Amman Polda Jawa Barat, Jumat, (15/02/2019) bertempat di Mapolda Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat menyampaikan, bahwa Kapolri tidak perlu khawatir, Jawa Barat akan tetap memegang teguh Pancasila serta menjaga persatuan dan Kesatuan.


Kapolri dalam sambutannya menyampaikan Pembangunan masjid sangat penting bagi anggota Polda Jawa Barat, agar kewenangan yang ada, senjata yang ada tidak mengganggu masyarakat. Pembangunan ini semoga bisa memperkuat keimanan anggota Polda Jawa Barat, agar bisa mengendalikan diri terhadap kewenangan, tunduk kepada Pancasila, Catur Prasetya dan Tribrata untuk kepentingan masyarakat.

“Membangun masjid, salah satu yang bisa menghapuskan dosa-dosa, dan ketika sudah wafat pahala bisa terus mengalir selama Masjid masih terus digunakan. Semoga para inisiator dan eksekutor dapat pahala sampai hari pembalasan kelak. Aamiin” Ujar Kapolri.

Selain meresmikan Masjid, acara sekaligus silaturahmi kepada Tokoh masyarakat dan Tokoh agama dalam menghadapi Pemilu 2019.

Syarat menjadi negara super power salah satunya memiliki jumlah penduduk yang besar, yang kedua sumber daya alam melimpah, yang ketiga pembentangan wilayah yang luas. Rusia nomer 1, India, Tiongkok, AS, Brazil, Afsel dan Indonesia adalah 7 Negara yang diprediksi menjadi negara super power.

Pertumbuhan ekonomi minimal 5% pertahunnya syarat Indonesia bisa menjadi super power. Provinsi Sulteng di Morowali pertumbuhan ekonominya 19%. 2 tahun lagi bisa mencapai 38% di Morowali. Yang kedua Daya saing angkatan kerja harus kompetitif dan produktif termasuk generasi Milenial. Yang ketiga stabilitas politik dan keamanan. Keamanan bukan segala-galanya. kita merasakan betapa mahalnya keamanan, ketika gangguan keamanan. Jika ada gangguan keamanan, Investor kabur, ekonomi melemah, yang terjadi semakin banyak yg berlomba-lomba mencari uang untuk makan dan menghalalkan segala cara, dan terjadi keresahan keamanan dan tidak kondusif. Untuk itu keamanan menjadi kunci agar Indonesia menjadi negara maju.

Jawa Barat terlalu penting untuk dilupakan, karena Jabar merupakan penyumbang DPT terbesar di Indonesia. Pemilu April ini kita namakan Pesta / Party Demokrasi, bukan suasana yang menakutkan.

Kita harus mengaktifkan cooling system, untuk mendinginkan situasi panas pemilu. Cooling systemnya adalah kita, kita menyatukan suara, kita keluarkan idealisme kita agar berjalan aman dan damai. Unsur terpenting adalah TNI-Polri yang solid, kemudian Tokoh-tokoh seperti tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh lainnya.

“Saya menghimbau kepada bapak ibu, silahkan gunakan hak pilih, tapi harus kita jaga jawa barat yang aman damai sejuk dan tenang.” Tegas Kapolri dalam sambutannya.

Acara dilanjutkan pemotongan pita oleh Kapolri dan Gubernur Jawa Barat sebagai tanda diresmikannya Masjid Al-Amman Polda Jawa Barat.

Pewarta : Manurung

DMans
[better-ads type='banner' banner='53227' ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *