JAGA Persatuan dan Kesatuan, DMI DKI Jakarta : Pentingnya Menjaga Ukhuwah Islamiyah Dalam Bingkai NKRI

Dialog Seputar Keislaman dengan tema: "Pentingnya Menjaga Ukhuwah Islamiyah Dalam Bingkai NKRI"
banner 120x600

JAKARTA, BeritaBhayangkara.com – Acara Roadshow dan Dialog Seputar Keislaman dengan tema: “Pentingnya Menjaga Ukhuwah Islamiyah Dalam Bingkai NKRI” telah berlangsung di Kantor Dewan Masjid Indonesia (DMI) Prov. DKI Jakarta, Jl. Kramat Jaya Raya Rt 05/Rw 14, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, pada hari Minggu, 10 Februari 2019 pukul 12.45 Wib

Dalam kesempatan tersebut, KH. Ma’mun Al Ayyubi (Ketua DMI DKI Jakarta) menyampaikan informasi terkait perkembangan wilayah sekitar tentang kegiatan rutinitas Dakwah yang telah dilaksanakan. Beliau juga telah memikirkan solusi untuk mengantisipasi ada beberapa tabloid yang sengaja di edarkan di setiap masjid yang pada pokok pembahasannya sangat bersinggungan dengan SARA dan memiliki kandungan bahasa yang menurut para mubaligh itu ada unsur provokatif, seperti Buletin Dakwah Kaffah dan Tabloid Indonesia Barokah yang di sebarkan di setiap masjid – masjid wilayah DKI Jakarta yang menurut pandangan alim ulama harus diluruskan content pembahasannya karena mengandung unsur provokatif dan sudah tentu itu sangat tidak baik.


Dalam pandangan KH. Ma’mun Al Ayyubi selaku Ketua DMI DKI Jakarta bahwa DMI Jakarta sudah memikirkan solusi terkait beredarnya Buletin Dakwah Kaffah dan Tabloid Indonesia Barokah di masjid – masjid wilayah DKI Jakarta.

Kemudian, DMI DKI Jakarta saat ini telah membuat Program Buletin Dakwah yang dimaksudkan untuk menjadi pedoman tersebut dimaksudkan untuk memberikan pencerahan kepada umat muslim meredam beredarnya beberapa Tabloid dan Buletin di masjid – masjid yang berbau provokasi menjelang Pemilu 2019 diantaranya Buletin Dakwah Kaffah dan Tabloid Indonesia Barokah. Pembuatan Buletin DMI Prov. DKI Jakarta tersebut akan rutin dibuat dan diedarkan di masjid – masjid setiap hari Jumat.

Adapun aksi nyata yang telah dilakukan oleh DMI Prov. DKI Jakarta adalah pada hari Jumat, 08 Februari 2019 telah menyebarkan Buletin Jumat dengan tema “Menuju Ridha Alloh” di beberapa masjid – masjid diantaranya yaitu Masjid Al Munawar, Jl. Raya Pasar Minggu, Pancoran, Jaksel, Masjid AQL Islamic Center, Jl. Tebet Utara I No. 40, Tebet Timur, Tebet, Jaksel, Masjid Baiturrahman, Jl. DR. Saharjo No. 100, Menteng Atas, Setia Budi, Jaksel, Masjid Al Ittihad, Jl. Tebet Mas Indah I, Tebet, Jaksel dan Masjid Jami An Nur, Jl. Mampang Prapatan XV C No. 24, Duren Tiga, Pancoran, Jaksel.

Berdasarkan penelusuruan tim investigasi di lapangan, buletin – buletin dakwah tersebut nantinya akan terus di edarkan setiap hari Jum’at pada saat menjelang sholat Jum’at oleh DMI Prov DKI Jakarta. Dan kegiatan tersebut secara reguler akan dilaksanakan oleh pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Prov. DKI Jakarta.

Selain itu, Buletin Jumat DMI DKI Jakarta bertujuan guna menciptakan iklim pemilu yang damai dan sejuk. Salah satu buletin DMI Prov DKI Jakarta yang telah diedarkan oleh pihak DMI adalah pada hari Jumat, tanggal 08 Februari 2019 dengan tema “Menuju Ridha Allah”, yang mana isi dari tabloid tersebut menjelaskan Ada 3 (tiga) hal yang dibenci Alloh Swt berdasarkan HR. Muslim yaitu menceritakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya, banyak bertanya, dan menghambur-hamburkan harta.

Kemudian juga Tersirat dalam Al Qur’an Surat Ali Imron ayat 103. Artinya : “Dan hendaklah kamu berpegang teguh pada agama Allah, janganlah bercerai berai”.

Dalam menghadapi tahun politik fitnah banyak tersebar dimana-mana jangan sampai membuat kita menjadi terpecah belah hanya karena beda pilihan menyebabkan kita memutus silaturahmi persaudaraan, memutus tali pertemanan, memutus hubungan keluarga bahkan hingga memecah belah persatuan bangsa yang dibangun bersama.

Allah membenci terhadap perbuatan atau orang yang menceritakan atau menyebar berita-berita yang belum jelas sumbernya atau yang sekarang banyak viral di medsos adalah berita hoax.

Pernyataan tersebut tertuang dalam ayat Al Qur’an Surat Al Hujurat : 6 yang artinya “Hai orang – orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”.

Selain itu juga, Ketua DMI Prov. DKI Jakarta KH. Ma’mun Al Ayyubi juga menyampaikan bahwa hendaknya tempat – tempat ibadah tidak dijadikan ajang kampanye dan politik praktis. “para ulama dalam setiap dakwah senantiasa memberikan ketenangan dan tauziah yang menyejukkan jelang pemilu 2019 agar masyarakat provinsi DKI jakarta khususnya umat islam tetap bersatu dalam kerukunan ukhuwah islamiyah, tegas KH. Ma’mun Al Ayyubi kepada awak media.

Pewarta : D.Man

DMans
[better-ads type='banner' banner='53227' ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *